Peristiwa Rokok Meledak

Peristiwa naas ini menimpa Andi Santoso pria berusia 30 tahun ketika rokok Clas Mild yang dia hisap saat mengendarai motor menuju kantor tempat kerjanya sebagai satpam tiba-tiba meledak, ledakan terjadi sekitar pukul 18.30 itu menyababkan lima giginya copot serta harus menerima 51 jahitan dimulutnya, lalu dokter terpaksa mencabut 2 giginya sehingga total Andi kehilangan 7 gigi.
Meski mendapat musibah, Andi tidak murka, dia bahkan mengaku akan mengambil hikmah dari insiden rokok meledak yang menimpanya pada hari kamis, 29 Januari lalu. Andi yang sudah menjadi perokok aktif sejak kelas 6 SD menegaskan akan menghentikan aktivitas membakar tembakau itu.

Saya trauma juga, Mas. Enggak lagi-lagi dech,” ujar Andi di RS Adam Thalib Cibitung, Bekasi, Jawa Barat,

Dengan berhenti merokok Andi berharap tubuhnya akan lebih sehat dan kondisi perekonomiannya juga membaik. Pasalnya pria yang tergolong perokok berat ini menghabiskan anggaran sekitar Rp. 300 ribu per bulan untuk membeli rokok. “Kadang bisa lebih,” ujarnya.

Jalur damai menjadi prioritas utama untuk menyelesaikan masalah ini, Ibunda Andi yang menjadi karyawan Kejagung sedang berkonsultasi ke atasannya sebelum bertemu dengan pihak Clas Mild, dan pihak Clas Mild juga telah memberikan uang sebesar Rp. 5 juta sebagai uang muka pengobatan.

Mengapa rokok tersebut bisa meledak?

Padahal rokok tersebut ketika dibeli dalam kondisi bersegel.

Ledakan akibat merokok bisa terjadi saat seseorang melakukan terapi oksigen, sekitar 1 juta orang lanjut usia di Amerika memiliki alat Long Term Oxygen Therapy (LTOH) untuk mengatasi penyakit paru-paru kronis. Terapi oksigen pertama kali diperkenalkan pada tahun 1922 sebagai pengobatan terapi untuk penyakit Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD).

Penyebab utama penyakit COPD adalah rokok. Gejalanya antara lain sesak nafas, batuk kronik, aktivitas memburuk, dan kondisi paru-paru yang abnormal (menggembung).

Kombinasi rokok dan oksigen sangat berbahaya, setidaknya ada 5 kasus kematian dan 79 yang harus dirawat di rumah sakit akibat meledaknya rokok saat melakukan terapi oksigen sejak tahun 2000 hingga 2007.

Kasus-kasus akibat merokok memang masih banyak lagi, seperti kasus kebakaran rumah, kecelakaan lalu lintas dan lainnya. Namun kasus ledakan rokok yang dialami Andi Susanto harusnya sudah bisa menjadi pelajaran betapa membahayakannya menghisap rokok.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: